Oleh karenanya, akan lebih baik bila kita mencegah kerusakan ini dengan cara: Baca Juga : cara mengatasi dinding lembab dalam proses cat ulang tembok. Aplikasikan pengecatan dengan benar. Jangan mengecat di atas permukaan/lapisan yang masih basah. Jangan terburu-buru mengeringkan. Biarkan lapisan cat kering sempurna dalam suhu yang direkomendasika.
Kedua, studi literatur tersebut digunakan untuk menganalisis kasus studi yang terjadi di lingkungan masyarakat. Hasil dari analisa terhadap ketiga kasus studi berdasarkan studi literatur, menghasilkan sebuah cara pengaplikasian yang benar terhadap tembok agar tahan lebih lama dan jauh dari terjangkit penyakit.1. Bersihkan Dinding yang Akan Dicat. dok. bluprin.com. tips mengecat eksterior | dok. bluprin.com. Sebelum kalian mulai untuk mengaplikasikan cat ke dinding luar, sebaiknya kalian pastikan terlebih dahulu dinding tersebut sudah bersih dari kotoran ataupun debu. Singkirkan barang-barang yang tidak perlu, seperti paku atau bekas isolasi yangJika rumah mendapatkan penerangan dari cahaya matahari yang cukup, maka suasana lembab akan tersingkir dari rumah. Dan dinding tembok pun awet tanpa adanya jamur yang bukan hanya merusk keindahan rumah tapi juga berbahaya bagi kesehatan (baca : cara mengatasi dinding lembab dan berjamur).
3. Propan DLI480 Decorlotus. 4. Aquaproof. 5. Nippon Paint. Mengecat rumah menjadi tradisi bagi masyarakat, terutama menjelang hari besar seperti lebaran agar rumah nampak indah dan cantik. Di samping itu, mengecat tembok juga memiliki fungsi yakni untuk menjaga tembok agar tetap kuat dan tahan air serta anti jamur. Maka dari itulah pentingAsalkan saat diaplikasikan pada tembok, menggunakan cara yang tepat dan lapisannya benar-benar menempel maksimal pada tembok. Jika hal itu dilakukan, selain mudah di lap juga meminimalisir efek dinding lembab serta tidak membuat jamur mudah muncul begitu juga dengan lumut dan sejenisnya. 10. Lenkote Supersilk ezASsD3.